• Samson Indonesia Boiler

THERMAL OIL HEATER PENJELASAN & APLIKASI (BAGIAN 3)

Thermal Oil Boiler (Thermal oil heater) adalah boiler yang menggunakan cairan penghantar panas (cth: oli) sebagai media penghantar panas.


PROSES THERMAL OIL HEATER


Pertama oli di kirim ke thermal oil heater. Berbeda dengan steam boiler di mana air disimpan dulu lalu dipanaskan, oli langsung jalan melewati thermal oil heater tanpa di simpan. Oli ini melewati gulungan pipa yang berada dalam thermal oil heater. Gulungan ini memutari burner (lidah api) di mana oli di panasi saat oli memutari lidah api tersebut.

Gulungan pipa tersebut di desain dan di buat dengan detail, karena perlu perhitungan agar thermal oil heater bisa berjalan dengan lancar. Contohnya perhitungan kecepatan oli memutari gulungan harus tepat agar mendapatkan energi panas yang optimum. Jika kecepatan terlalu lama maka energi panas yang di dapat banyak tapi oli yang di kirim ke produksi akan sedikit. Sebaliknya bila terlalu cepat oli akan terkirim ke proses tanpa adanya energi panas yang tersimpan.


Dengan kata lain, diperlukan pengetahuan dan pengalman yang tinggi untuk mendesign thermal oil heater.


KENAPA THERMAL OIL BOILER

  1. Thermal oil heater bisa di panaskan hingga sekitar 350 degree celsius.

  2. Tidap perlu banyak maintenance karena tidak menggunakan air, di mana air memerlukan water treatment yang menambah biaya operasional.

  3. Karena tidak menggunakan air tidak akan menyebabkan korosi.

  4. Tidak menggunakan sistem tekanan, berarti menggunakan pompa untuk mengirim oli. Steam boiler mengirim uap air dengan perbedaan tekanan karena itu energi akan berkurang untuk pengiriman uap air. Dengan menggunakan pompa makan kehilangan energi tersebut di bebankan ke pompa sehingga efisiensi thermal oil heater lebih baik.

  5. Walaupun dengan maintenance yang buruk thermal oil heater tidak akan menyebabkan ledakan karena tidak ada tekanan.

  6. Tidak membutuhkan sertifikat operasi karena themal oil heater tidak di kategori kan high pressure jadi tidak terlalu berbahaya.


HAL YANG PERLU DIPIKIRKAN

  1. Sangat tidak di anjurkan untuk pabrik foodgrade, karena bisa meracuni makanan dengan oli. Sebagai alternatif, bila temperature tidak di atas dari 150 Celsius minyek goreng bisa di jadikan pengganti oli sebagi medium penghantar.

  2. Tidak bisa digunakan autoclaved atau setrillisasi untuk alasan yang jelas.

  3. Biaya implementasi nya bisa lebih mahal di bandingkan dengan steam boiler.


APLIKASI

  1. Jacketed kettles

  2. Pemanas gedung atau ruangan

  3. Non foodgrade Industri

  4. Pemanas air

  5. Pabrik besi kertas, atau kardus

  6. Pabrik bahan konstruksi


Ini adalah bagian 3 dari 4 bagian perbandingan steam boiler, thermal oil heater, dan hot water boiler. Untuk mengetahui perbedaan dan pros-cons dari ketiga jenis boiler tersebut klik link di sini.

9 views0 comments

POPULAR SEARCH

cOMPANY'S CONTACTS

PT Samson Djawa Perkasa

Babakan, Legok, Tangerang.

Banten 15820

Indonesia

  • Facebook
  • Instagram

© 2019 by PT. Samson Djawa Perkasa

TANGERANG, BANTEN 15820

(+62) 817-775-377

lOGOD 2.png